
GenPI.co Banten - Kebanyakan pasien diabetes takut mengonsumsi ubi jalar karena rasanya yang manis. Tapi, siapa sangka manfaat ubi jalar dapat berguna pada pasien diabetes.
Meski begitu, banyak pasien diabetes khawatir mengonsumsi ubi jalar karena rasanya yang manis. Mereka takut gula darah dapat meningkat karena rasa manis tersebut.
Benarkah rasa manis yang ada pada ubi jalar berbahaya bagi pasien diabetes? Padahal banyak ahli kesehatan menyatakan ubi jalar sebagai manakan yang baik bagi pasien diabetes.
BACA JUGA: 6 Jenis Olahraga untuk Penderita Diabetes, Gula Darah Merosot
Makanan dengan nama latin Ipomea batatas ini mengandung karbohidrat tinggi dan cukup mengenyangkan apabila dikonsumsi.
Ubi jalar disebut sebagai makanan yang direkomendasikan untuk pasien diabetes. Berikut manfaat ubi jalar bagi pasien diabetes:
1. Menjaga kadar gula darah
BACA JUGA: Apakah Gula Aren Baik untuk Diabetes? Faktanya Mengejutkan
Ubi jalar memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan nasi dan kentang.
Satu porsi ubi jalar indeks glikemiknya 63 sedangkan kentang rebus 78. Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat makanan tersebut meningkatkan gula darah.
BACA JUGA: Bolehkah Pasien Diabetes Jadikan Madu Sebagai Pengganti Gula?
Selain itu, ubi jalar cenderung lebih mengenyangkan ketimbang kentang. Oleh karena itu, mengonsumsi ubi jalan akan membuat pasien diabetes lebih cepat kenyang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News