
GenPI.co Banten - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Bersama sejumlah stakeholder menggelar Review Kinerja Stunting di Aula Dinkes, Rabu (22/12).
Sekretaris Dinkes Kota Tangerang dr Darto mengungkapkan, komitmen pencegahan stunting sepanjang 2021 ini dimulai dengan analisis situasi, rencana pekerjaan, rembuk stunting, mengeluarkan perwal, membangun kader hingga pengukuran dan uji stunting.
“Hari ini, kita melakukan review kinerja stunting Kota Tangerang. Hasilnya, dapat Pemkot Tangerang gunakan untuk memperkuat hingga menjadi dasar kebijakan penurunan kasus stunting Kota Tangerang pada tahun yang akan datang,” ungkap dr Darto di laman resmi Pemkot Tangerang.
BACA JUGA: Jumlah Stunting di Kota Tangerang Diapresiasi Komisi IX DPR RI
Darto mengungkapkan, kasus stunting Kota Tangerang di tahun 2021 berada di angka 8,03 persen atau turun 1,62 persen.
Jumlah tersebut, kata Darto, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 9,65 persen.
BACA JUGA: BKKBN Berikan Sosialisasi Pencegahan Stunting, Ini Targetnya
Jika dilihat dari segi angka, jumlah tersebut, kata Darto, masih tergolong baik karena lebih rendah dari yang ditetapkan WHO, yakni sekitar 20 persen.
Pada tahun 2019, angka stunting di Kota Tangerang mencapai 27,7 persen dan masih di bawah angka stunting di Kabupaten Banten yang mencapai 24,1 persen.
BACA JUGA: Bantu Tangani Masalah Stunting, RS Sari Asih Ciputat Diapresiasi
Darto berharap semua stakeholder berjuang menurunkan angka 8,03 persen untuk diupayakan untuk diturunkan serendah-rendahnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News