
GenPI.co Banten - Menanggapi fenomena krisis iklim yang terjadi beberapa tahun terakhir, Masyarakat Peduli Lingkungan (MAPEL) melakukan gerakan tanam bibit pohon di bantaran Situ Kuru, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Ketua Umum MAPEL Muhammad Iqbal mengatakan, gerakan tersebut dilakukan atas dasar keresahan pada kerusakan lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini.
Iqbal mengaku, kegiatan ini diselenggarakan karena kesadaran pentingnya melestarikan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon.
BACA JUGA: Hamdalah, Surveilans di Lingkungan Sekolah Hasilnya Negatif
"Ini bukan hal sulit ketika kita menggunakan hati nurani untuk melestarikan lingkungan," ungkap Iqbal pada GenPI.co Banten, Jumat (7/1).
Pada kegiatan ini, Iqbal mengajak semua kalangan untuk bersama-sama sadar akan kerusakan iklim yang terjadi.
BACA JUGA: Bea Cukai Musnahkan Barang Sitaan, Pakai Metode Ramah Lingkungan
Dia juga mengatakan bahwa dengan merawat lingkungan, bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga generasi selanjutnya.
"Kami mengajak semua elemen masyarakat, mari bersama menjaga lingkungan dan sadar akan melestarikannya," kata Iqbal.
BACA JUGA: Keras! Rotasi Pejabat Tangsel, Wali Kota Dituding Otoriter
Sementara itu, Direktur Lingkungan Hidup Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Medrilzam mengatakan bahwa krisis iklim mampu merugikan negara dari dampak yang ditimbulkan dari krisis iklim tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News