
GenPI.co Banten - Tempe merupakan makanan yang murah meriah namun sangat kaya gizi. Biasanya tempe akan dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Ada juga yang memakan mentah-mentah karena kandungan bakteri baik untuk kesehatan. Benarkah demikian?
Pada umumnya, tempe merupakan produk olahan kedelai yang melewati proses fermentasi dengan bakteri baik, yakni Rhizopus oligosporus. Lantaran tidak melalui proses pemanasan, tempe mentah dipercaya memiliki kandungan probiotik yang lebih melimpah dibandingkan tempe yang telah dimasak.
Hal tersebut seakan dibenarkan oleh sebuah penelitian dari Biotechnology Research International. Mereka menemukan bahwa probiotik atau bakteri baik pada tempe akan mati pada suhu masak di atas 80 derajat celcius. Namun, tempe yang tidak matang memiliki bahaya yang lebih besar daripada manfaatnya
BACA JUGA: Wow, Siapa Sangka Es Punya Manfaat Kecantikan yang Luar Biasa
Sebagian besar produksi tempe di sekitar kita berasal dari industri rumahan. Tempe mentah justru mengancam kesehatan karena higienitas produksi diragukan. Maka dari itu, klaim bahwa tempe mentah baik untuk kesehatan tidak sepenuhnya benar.
Berikut bahaya mengonsumsi tempe mentah bagi kesehatan
BACA JUGA: Khasiat Luar Biasa Kacang Kedelai, Lebih Sehat dari Daging Merah
Menyebabkan aflatoksikosis
Bicara kebersihan dan higienitas, makanan apapun ketika dimakan dengan kondisi mentah atau belum matang akan meningkatkan risiko keracunan. Sebuah penelitian dari Georg-August-University Göttingen menyebut, produsen tempe yang tidak higienis biasanya menggunakan ragi tempe yang sudah terkontaminasi jamur.
BACA JUGA: Khasiat Sarang Madu Luar Biasa, Banyak Penyakit Serius Dilibas
Jamur yang dimaksud adalah Fusarium spp. and Aspergillus flavus. Kedua jamur tersebut menghasilkan senyawa berbahaya, yaitu aflatoksin. Gejala yang akan dirasakan saat Anda menelan senyawa tersebut seperti mual dan muntah, kulit gatal, sakit perut, kulit dan mata berwarna kuning, dan pendarahan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News