
GenPI.co Banten - Setiap orang yang putus cinta pasti pernah mengalami rasa galau, sedih dan sakit hati. Perasaan tersebut adalah hal yang wajar meski harus berhati-hati agar tidak berlebihan.
Putus cinta dapat berdampak pada tubuh, seperti sakit kepala, tidak nafsu makan, susah tidur, tubuh lesu dan mata panda.
Reaksi ini disebabkan karena penurunan kadar dopamin dan oksitosin atau hormon pembuat bahagia yang diproduksi oleh otak.
BACA JUGA: Cara Mengatasi Depresi Pagi Hari, yang Suka Ngomel Wajib Simak
Sebaliknya otak justru memproduksi hormon kortisol atau hormon stres dan adrenalin yang membuat mood drop.
Tingginya hormon stres dapat muncul dan mengakibatkan rasa nyeri fisik, bahkan peningkatan hormon stres mirip dengan gejala sakau kokain.
BACA JUGA: Mengobati Depresi dan Kesedihan dengan Self Healing, Wajib Coba
Nah, hal yang harus diwaspadai dari gejala depresi karena patah hati adalah sebagai berikut:
Ciri depresi karena patah hati
Seseorang yang mengalami depresi akibat patah hati ditandai dengan menarik diri dari lingkungan sosial dan keluarga. Muncul perasaan sedih, hampa, putus asa sepanjang hari.
BACA JUGA: Obat Penenang Bukan Solusi Depresi! Nah, Coba Cara Alami Berikut
Orang yang mengalami depresi juga ditandai dengan hilang semangat, motivasi, energi dan stamina seolah tidak ada harapan lagi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News