
GenPI.co Banten - Dinas Kesehatan Kota Tangerang melakukan swab PCR acak kepada 1.300 guru tingkat SMP dan SD di 13 kecamatan.
Kegiatan ini dilakukan seiring dengan pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas dengan kapasitas 100 persen.
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni mengatakan, progam ini dilakukan dalam rangka antisipasi libur nataru.
BACA JUGA: Target Investasi Kota Tangerang Tahun 2022 Ngeri, Pemkot Optimis
Menurutnya, swab massal untuk tenaga pengajar ini dilakukan dalam rangka erlebih saat ini akan dilaksanakan PTM Terbatas dengan kapasitas 100 persen dua kali dalam seminggu.
“Harapannya, pasti tidak ada yang positif, sehingga dunia pendidikan dapat berjalan lancar seperti yang diharapkan semua pihak,” ungkap dr Dini, dikutip dari laman Pemkot Tangerang, Selasa (4/1).
BACA JUGA: Wow! Pastikan Mall Aman, Dinkes Swab 500 Pekerja
Dini menjelaskan, apabila ditemukan ada guru yang positif akan segera di tracing di lingkungannya dan juga sekolah tempat dia mengajar.
Setelah itu, barulah dilakukan penyembuhan sebagaimana mestinya, mulai dari obat hingga Rumah Isolasti Terkonsentrasi (RIT) yang telah tersedia.
BACA JUGA: Dinkes Akan Gelar Screening Covid-19 di Fasilitas Umum
“Surveilans aktif di lingkungan sekolah ini memang sebagai langkah pencarian kasus Covid-19. Sehingga, sedini mungkin kasus ditemukan, sedini mungkin penyembuhan, sedini mungkin pencegahan penyebaran yang lebih luas lagi,” kata Dini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News