Wow, Ini 3 Alasan Ilmiah Mengapa Ada yang Mau Jadi Orang Ketiga

Wow, Ini 3 Alasan Ilmiah Mengapa Ada yang Mau Jadi Orang Ketiga - GenPI.co BANTEN
Ilustrasi: alasan mengapa ada yang mau jadi orang ketiga. Foto: GenPI.co.

GenPI.co Banten - Orang ketiga disebut-sebut menjadi perusak keharmonisan hubungan asmara orang lain. Apabila ingin mengambil peran tersebut, Anda harus bersiap menerima risiko tidak disukai bahkan dibenci orang.

Menurut beberapa survei, mereka berani menjadi orang ketiga dalam sebuah hubungan orang lain karena kebutuhan. Bertemu diam-diam dan menyembunyikan hubungan menjadi sensasi yang dicari saat menjadi selingkuhan pasangan orang lain.

Sementara itu, mereka datang merusak hubungan karena merasa percaya diri dengan ‘kelebihan’ yang tidak dimiliki kekasih resmi pasangan. Jika Anda menjadi orang ketiga, ini yang akan terjadi pada otak Anda:

BACA JUGA:  Diselingkuhi Pasangan? Lakukan 4 Hal Ini Agar Lepas dari Trauma

1. Gairah meningkat

Dopamine atau hormon mencptakan perasaan bahagia dan bersemang. Saat otak dibanjiri dopamine, Anda akan merasa lebih berenergi. Anda kemudian merasakan rangsangan senang hingga tergila-gila dengan pasangan.

BACA JUGA:  8 Cara Tetap Tenang Saat Diselingkuhi, Simak Nomor 4

Tidak hanya dopamin, hormon serotonin dan endorfin juga diproduksi sehingga menambah rasa bahagia saat itu. Penelitian dari University of Pisa menyebut kadar dopamin pada tahap ini sama dengan jumah dopamin pasien dengan OCD (gangguan obsesif kompulsif).

2. Dorongan biologis

BACA JUGA:  4 Ciri Tebar Pesona yang Bisa Dianggap Selingkuh

Hormon oksitosin membuat rasa sayang, percaya, serta memperkuat keyakinan dan ikatan dengan pasangan Anda. Sebuah studi menyebut jika jhormon oksitosin pada orang yang menjalin sebuah hubungan jauh lebih tinggi dibanding orang jomblo.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya