Jujur Soal Mantan ke Pasangan? Ternyata

31 Oktober 2021 00:00

GenPI.co Banten - Saat sepasang kekasih menjalin hubungan, keterbukaan dan kejujuran menjadi fondasi yang perlu ditanam sejak awal. Satu sama lain bisa menceritakan kehidupan pribadinya. Bisa berbagi cerita kenangan masa kecil, keluarganya bahkan hingga mantan.

Bercerita tentang mantan kepada pasangan baru kerap dianggap sebagai topik obrolan yang sensitif. Apalagi jika topik yang dibicarakan khusus menyangkut riwayat aktivitas seks, kekerasan dalam hubungan dan masalah-masalah rentan lainnya.

Anda sangat ingin menceritakan, tapi takut menyinggung perasaan pasangan, tapi jika disampaikan Anda takut penilaian pasangan ke Anda jadi berubah. Di sisi lain, tak menceritakan apa yang terjadi membuat Anda merasa ada sesuatu yang mengganjal.

BACA JUGA:  Awas! 5 Faktor Psikologi Pemicu Perselingkuhan, Simak Nomor 3

Penting atau tidak terbuka soal masa lalu?

Terbuka soal hubungan masa lalu pada pasangan yang baru bukan hal yang bisa dipaksakan. Namun demikian, Anda juga harus siap dengan segala konsekuensinya. Sementara dari sisi baiknya, pasangan akan mengenal dan memahami Anda lebih jauh.

BACA JUGA:  4 Ciri Tebar Pesona yang Bisa Dianggap Selingkuh

Pilihan ini juga bisa menjadi momen membangun kepercayaan dan keterbukaan satu sama lain. Jika melihat Anda berani jujur bercerita, pasangan kemungkinan besar akan tergerak melakukan hal yang sama.

Menurut psikoterapis dan terapis hubungan, Tyra S. Gardner, Ph.D, keterbukaan bisa memperkuat ikatan batin Anda dan pasangan dalam jangka panjang. Di lain sisi, jujur pada pasangan tentang masa lalu juga memiliki kekurangan yang mungkin perlu dipertimbangkan.

BACA JUGA:  Pria Tukang Selingkuh Memiliki IQ Rendah? Ini Kata Psikolog

Saat Anda menceritakan semua keburukan yang terjadi di masa lalu, mungkin pasangan baru Anda tidak bisa menerimanya dengan baik. Hal ini bisa membuatnya kemudian mengubah caranya memandang atau memperlakukan Anda.

Ada kemungkinan juga dirinya dapat memertimbangkan kelanjutan hubungan ini ke depannya karena ia tidak dapat menerima masa lalu Anda.

Jika Anda memutuskan untuk jujur pada pasangan soal masa lalu, temukan waktu yang tepat untuk membicarakannya. Saat pasangan Anda menanyakannya langsung, ajak pasangan untuk duduk bersama dalam kondisi tenang dan nyaman. Baru kemudian ceritakan apa yang ingin Anda bagi padanya.

Sebagai catatan, Anda harus memahami terlebih dahulu karakter pasangan. Sebab, ada tipe orang justru terlalu sensitif untuk menerima informasi seputar masa lalu. Ada juga orang yang lebih memilih untuk tidak tahu ketimbang harus mendengar informasi yang bisa menyakitinya. (hellosehat)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Citra Dara Vresti Trisna

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co BANTEN