Cara Pemkot Tangerang Ubah Kesan Pesantren Boleh Juga

Cara Pemkot Tangerang Ubah Kesan Pesantren Boleh Juga - GenPI.co Banten
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesal Rasyid. Foto: ANTARA/HO-Pemkab Tangerang

GenPI.co Banten - Melalui program padat karya tunai berupa Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, membangun sanitasi air bersih di 346 pondok pesantren (Ponpes).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesal Rasyid mengatakan, program Santren yang sudah mulai sejak tahun 2018 itu merupakan salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.

Program Santren bertujuan membangun sarana dan prasarana sanitasi berupa layanan air bersih agar sehat rapi dan nyaman di lingkungan pesantren.

BACA JUGA:  Pemkot Tangerang Punya Kabar Gembira untuk Siswa SD

”Program unggulan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah,” kata Maesal Rasyid dikutip Antara, Kamis (21/10).

Ia mengungkapkan, pada tahun 2018 sebanyak 46 ponpes, 2019 sebanyak 150, 2020 tidak ada program karena Covid-19 dan tahun 2021 sebanyak 150 ponpes.

BACA JUGA:  Percepat Target Vaksin di Tangerang, TNI Terjunkan 140 Nakes

Ia mengungkapkan, Sanitren merupakan program unggulan religius di mana bukan hanya meningkatkan dari sisi keagamaan tapi juga peningkatan kualitas hidup dari sisi kesehatan para santri, guru, ulama serta ustadnya.

”Sanitren ini supaya mengikis habis anggapan bahwa pondok pesantren itu kumuh dan tidak tertata,” katanya.

BACA JUGA:  Telaga Biru Cisoka Jadi Spot Prewedding Hits Terbaru di Tangerang

Program tersebut, lanjut Maesal, menargetkan sekitar 800 pondok pesantren dan saat ini baru dapat merealisasikan 346 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Tangerang karena terhalang oleh pandemi Covid-19. (ant)

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya