
GenPI.co Banten - Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftakhul menyebut dinasti politik Ratu Atut sudah tidak terlalu santer terdengar di wilayah Tangerang Raya.
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik KPN itu juga menilai figur dinasti politik sudah tidak terlalu laku di Banten, khususnya di Tangerang.
Menurut Adib, saat ini masyarakat sudah lebih selektif dalam memilih calon pemimpin di Provinsi Banten.
BACA JUGA: Wawalkot Serang Melepas Tim Safari Duta Baca Keliling Indonesia
“Publik Tangerang Raya juga akan selektif melihat dari dinasti itu siapa,” ungkap Adib saat dihubungi GenPI.co Banten, Selasa (18/1).
Kendati demikian, Adib beranggapan bahwa figur dinasti politik Banten masih memiliki peluang di daerah Banten lainnya seperti di Serang, Lebak dan Pandeglang.
BACA JUGA: PMI Kota Tangerang Buka Vaksinasi Booster, Terima Dosis 1 dan 2
Menurutnya, di daerah kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak masyarakat masih menaruh harapan pada dinasti politik tersebut.
“Jadi yang masih laku keras mungkin daerah Serang, kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak,” katanya.
BACA JUGA: Golkar Calonkan Andika Hazrumy, Pengamat: Banten Tak Punya Tokoh
Meski demikian, Adib beranggapan bahwa cengkraman kuat politik dinasti di Banten ini masih sangat berpeluang di wilayah Tangerang Raya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News