Daerah Rawan Bencana di Lebak Diminta Waspada, Mana Saja?

Daerah Rawan Bencana di Lebak Diminta Waspada, Mana Saja? - GenPI.co Banten
Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama. (Foto Mansyur Suryana)

GenPI.co Banten - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan ada peningkatan curah hujan dengan itensitas rendah, sedang dan deras. Hujan tersebut akan terjadi setiap pagi, siang, sore malam hingga dini hari.

Berdasarkan laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak telah memberikan peringatan kepada kecamatan, aparat atau desa yang tinggal di lokasi rawan bencana.

Potensi bencana yang dimaksud BPBD yaitu longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir. BPBD berharap cuaca buruk yang akan terjadi pekan-pekan mendatang tidak menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA:  Mantap! Pedagang Gula Semut di Lebak Kebanjiran Permintaan

”Kami minta warga tetap waspada jika berlangsung curah hujan intensitas deras guna mengurangi risiko kebencanaan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama, dikutip Antara, Selasa (19/10).

Sosialisasi ini diberikan karena Kabupaten Lebak jadi langganan banjir jika hujan meningkat. Sebab, di daerah tersebut memiliki topografi perbukitan, pegunungan dan daerah aliran sungai.

BACA JUGA:  Keren! Petani Milenial Lebak Jual Produk Pertanian Lewat Aplikasi

Adapun wilayah yang rawan bajir terdapat di 14 kecamatan dan Cigembong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar dan Cilograng.

Disebutkan, masyarakat yang tinggal di daerah itu jumlahnya mencapai ribuan kepala keluarga dan mereka setiap tahun dipastikan mengalami bencana longsor

BACA JUGA:  Luar Biasa, Kasus Positif Covid di Lebak Tinggal 24 Orang

Selain itu juga BPBD mempersiapkan peralatan evakuasi guna menghindari risisko kebencanaan.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya