
GenPI.co Banten - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) meningkat di seluruh Indonesia. Kasus ini masih terus melonjak seiring dengan hujan yang masih terus terjadi.
Masyarakat diminta mewaspadai lonjakan kasus DBD dengan cara menerapkan pola hidup bersih untuk meminimalisasi dampak DBD.
Imbauan untuk waspada juga dilakukan karena dampak yang ditimbulkan oleh penyakit ini cukup berbahaya.
BACA JUGA: Wah Wah, Kasus DBD di Kabupaten Lebak Meroket, 4 Orang Meninggal
Spesialis Penyakit Dalam RS Sari Asih Ciputat Kota Tangerang Selatan dr. Laras Budiyani mengatakan, DBD dapat menyebabkan penderitanya mengalami gangguan kesadaran karena faktor penyerta seperti syok.
Selain itu, DBD juga dapat mengakibatkan gangguan hati berat, gangguan elektrolit, serta terjadi pendarahan akibat trombosit rendah.
BACA JUGA: Waduh, Kasus DBD di Kabupaten Tangerang Meningkat 2 Kali Lipat
Menurut Laras, penyakit DBD yang disebabkan virus nyamuk dengue bisa ditangani secara umum oleh layanan medis.
“Namun jika sudah mencapai gangguan kesadaran maka harus dilakukan pemulihan khusus," kata Laras Budiyani, dikutip dari Antara, Selasa (21/6).
BACA JUGA: Hentikan Penyebaran, Kasus DBD di Lebak Capai 282 Kasus
Disebutkan, DBD merupakan penyakit fatal yang cukup berbahaya jika terlambat dalam hal penanganannya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News