Pembongkaran THM Serang, Pemda Libatkan 500 Satpol PP

29 November 2021 10:00

GenPI.co Banten - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan kembali melanjutkan pembongkaran tempat hiburan malam (THM) di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Kramatwatu pada Selasa (30/11) mendatang.

Untuk kelancaran pembongkaran, Pemkab Serang akan melibatkan lebih dari 500 personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan bantuan Satbrimob.

“Kami akan melibatkan personil lebih dari 500 orang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Serang dan bantuan dari Provinsi Banten dan Kota Cilegon,” kata Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, dikutip dari Antara, Jumat (26/11).

BACA JUGA:  THM di Lingkar Selatan Serang Akan Dibongkar, Ada Apa?

usai rapat teknis pembongkaran THM bersama Forkopimda di Pendopo Bupati Serang, Jum’at (26/11).

Pandji mengatakan, sebelum pembongkaran pemkab akan terlebih dahulu mengirimkan surat kepada pemilik bangunan THM.

BACA JUGA:  THM Dikosongkan Paksa, Wagub Serang: Terus Nekat Kami Buldoser

Ia berharap, pada hari ini Senin (29/11) pemilik bangunan mendatangi Pemkab Serang untuk memberitahukan akan membongkar sendiri tanpa di bongkar oleh pemerintah.

“Harapannya hari Senin dia datang tanpa kita undang, dia datang menyerahkan diri. Tetapi kalau seandainya mereka menyerahkan kepada kami, ya, kami akan bongkar,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pembongkaran THM Digagalkan Massa LSM, Ratu Tatu Pakai Cara Ini

Pandji memastikan dengan rencana pembongkaran kembali, tidak akan terjadi bentrok dengan massa penghalang dari organisasi masyarakat (ormas). 

“Saya yakin Insya Allah tidak akan ada bentrok, kalaupun terjadi misalkan ada penghalang kita akan serahkan kepada petugas pengurai. Pengurai itu bukan berarti kita suruh fight dengan mereka, tetapi di bubarkan dengan cara yang bisa membubarkan massa,” jelasnya.

Ia mengungkapkan pihak dari Bela Negara sudah koordinasi dengan pemda dan Polres Cilegon. Menurut dia, mereka tidak akan melibatkan diri lagi pada saat pembongkaran THM. Selain itu, pihak Perhimpunan Batak Bersatu (PBB) juga tidak akan menghalangi.

Pandji juga memastikan pembongkaran tidak akan sampai membuat bangunan rata dengan tanah. Karena, menurut dia, menjaga konstruksi tetap terjaga adalah salah satu antisipasi apabila bangunan tersebut akan digunakan kembali sesuai dengan fungsinya.

“IMB nya bukan untuk THM tapi IMB resto. Nanti kalau dia akan membuka lagi untuk resto kita berikan lagi izin IMB nya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk memudahkan proses pembongkaran pihaknya juga selain personil Satpol PP juga menurunkan empat alat berat. Dengan alat berat sekali jalan empat bangunan akan terbongkar. 

“Kami akan siapkan juga mobil truk untuk mengamankan alat-alat. Kami akan serahkan kepada pemiliknya, tapi saya yakin mereka sudah mengamankan. Kami kan serius sekarang ini, takut mereka menganggap kami main-main,” tandas Pandji. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co BANTEN