Kasus Kekerasan Seksual Disorot, Hasbi: Hukum Berat Pelakunya

11 Juli 2022 11:00

GenPI.co Banten - Kasus kekerasan seksual dan pencabulan yang beberapa daerah di Indonesia ditanggapi Anggaota DPR RI Komisi VIII Hasbi Asyidiki Jayabaya.

Hasbi meminta penegak hukum menjatuhkan hukuman berat kepada pelaku kekerasan seksual, terutama kepada anak.

“Kita berharap penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan dapat memproses hukuman maksimal,” kata Politisi PDI-P Kabupaten Lebak, Minggu (10/7).

BACA JUGA:  Tanpa Ampun! Predator Kekerasan Seksual di Tangsel Dibekuk Polisi

Menurut dia, penegakan hukum berat bagi pelaku kekerasan seksual memiliki payung hukum kuat dengan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Aturan terkait UU TPKS tersebut, kata Hasbi, untuk melindungi generasi bangsa khusus kaum perempuan dan anak-anak agar terbebas dari kekerasan seksual.

BACA JUGA:  DP2KBP3A: Kekerasan Seksual pada Anak Seperti Fenomena Gunung Es

Hasbi juga mengatakan, korban kekerasan seksual selain dialami oleh laki-laki tapi lebih didominasi kaum perempuan dan anak.

Karena itu, Peraturan UU TPKS memberikan hukuman berat bagi pelaku kekerasan seksual.

BACA JUGA:  Begini Cara Pemkab Lebak Lindungi Santri dari Kekerasan Seksual

“Kami minta penegak hukum dapat menghukum berat terhadap pelaku kekerasan seksual untuk memberikan efek jera,” ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat berani melapor kepada aparat penegak hukum jika menemukan kasus kekerasan seksual di lingkungan keluarga atau tempat tinggal.

Karena, kasus kekerasan seksual butuh keterlibatan semua pihak, baik dari keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat dan penegak hukum. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Citra Dara Vresti Trisna

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co BANTEN