Pedalaman Butuh Dokter, Keluhan Dinkes Kabupaten Lebak Bikin Haru

Pedalaman Butuh Dokter, Keluhan Dinkes Kabupaten Lebak Bikin Haru - GenPI.co Banten
Warga Badui mengantre untuk menerima vaksinasi. Foto: Antara.

GenPI.co Banten - Bupati Lebak Iti Octavia berharap pemerintah menambah tenaga kesehatan di pedalaman Kabupaten Lebak. Ia mengeluhkan minimnya tenaga dokter umum dan spesialis agar pelayanan kesehatan masyarakat meningkat.

Pencapaian vaksinasi yang masih minim disebut karena di pedalaman Kecamatan Lebak belum banyak tenaga kesehatan.

Minimnya tenaga medis tersebut, kata Iti Octavia, ikut mempengaruhi pencapaian vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus corona jenis baru di Lebak.

BACA JUGA:  Pacu Adrenalin di Curug Cihear, Surga Tersembunyi di Lebak

Hal ini membuat pelayanan vaksinasi di pedalaman harus ditangani perawat dan bidan dengan pertanggungjawaban dokter.

”Kami berharap kekurangan dokter itu dapat terpenuhi dan minimal satu puskesmas ditangani dua dokter,” kata Iti dilansir dari Antara, Sabtu (16/10).

BACA JUGA:  Ini Rahasia Kabupaten Lebak Nol Persen Kasus Corona dalam Sepekan

Keluhan tersebut disampaikan Iti Octavia pada saat kunjungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ketika mengunjungi kegiatan vaksinasi kepada Suku Badui Dalam di Kampung Wisata Badui.

Kepala Dinas Kesehatan Lebak Trianto Supiyono menambahkan, jumlah dokter yang bertugas di 42 puskesmas hanya 58 orang yang terdiri dari 28 dokter umum dan 23 dokter gigi.

BACA JUGA:  PUB dan Mapala UI Sukses Vaksinasi Wilayah Terpencil di Lebak

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan selama ini kekurangan tenaga dokter bisa dibantu oleh bidan, TNI, dan Polri. Sebab, kata dia, penyelesaian masalah penempatan dokter ini harus cukup paham dengan aturan yang baru.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya