
Ada kalanya berterus terang dengan sahabat itu perlu jika antara Anda dan target sama-sama saling suka. Jika dalam kondisi ini, terus terang itu sah-sah saja.
Karena bagaimanapun juga sahabat Anda berhak tau nasib perasaannya.
Sebaliknya, jika perasaan target bukan untuk Anda maka sebaiknya tidak perlu berterus terang. Karena tidak semua hal perlu dibagi, termasuk pada sahabat sekalipun.
BACA JUGA: Kafein Teh VS Kopi, Mana yang Lebih Tinggi?
2. Curhat ke sahabat yang lain
Bercerita dan meluapkan emosi sangat penting agar Anda tidak mengambil langkah terburu-buru.
BACA JUGA: Masjid Baitul Arsy Pasir Angin, Dibangun Waliyullah Banten
Masalah semacam ini perlu dipikir dengan tenang dan tak terburu-buru. Karena jika salah langkah, Anda bisa kehilangan target dan juga kehilangan sahabat.
Untuk itu, cobalah mendiskusikan perasaan Anda dengan sahabat yang lain.
BACA JUGA: Secuil Kisah Perlawanan Kolonialisme Belanda di Museum Multatuli
Carilah orang tepercaya yang bisa menjaga rahasia Anda, misalnya keluarga atau teman dekat lainnya. Berbagi cerita dengan orang lain dapat meringankan emosi negatif dan membuat Anda berpikir lebih jernih.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News