
Sebenarnya Anda bisa saja langsung menghilang dari pasangan, langsung menelponnya dan mengatakan semua telah usai. Tapi, pikirkan lagi untuk putus dengan cara tidak baik.
Dilansir dari Time, Rachel Sussman, seorang psikoterapis dari New York sekaligus penulis The Breakup Bible mengatakan, banyak orang yang merasa stres dan tertekan setelah putus cinta karena mereka tidak menyelesaikan hubungan dengan benar dan menjelaskan masalah yang terjadi.
Cara agar tidak terjadi percakapan yang bertele-tele tapi menyakitkan adalah dengan tidak perlu mengemukakan semua yang Anda rasakan. Siapkan satu alasan yang masuk akal agar agar pasangan mau mengerti.
BACA JUGA: Awas! 5 Faktor Psikologi Pemicu Perselingkuhan, Simak Nomor 3
Katakan padanya jika Anda pun merasa berat harus mengambil keputusan itu.
2. Temui langsung, jangan lewat pesan atau telepon
BACA JUGA: 4 Ciri Tebar Pesona yang Bisa Dianggap Selingkuh
Anda boleh saja merasa tidak cocok dengan pasangan sehingga harus mengakhiri hubungan. Namun, jangan sampai apa yang Anda inginkan tersebut jadi nampak tidak menghargai pasangan.
Untuk itu, lakukan yang terbaik, contohnya: mengajak bertemu langsung dan bukan mengutarakan maksud Anda di telepon atau chat.
BACA JUGA: Pria Tukang Selingkuh Memiliki IQ Rendah? Ini Kata Psikolog
Mengajak bertemu dan mengutarakan maksud Anda dengan cara yang baik adalah jalan untuk membuat pasangan Anda merasa dihargai.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News