Wah, Budaya Panjang Mulud Kembali Digelar, Diarak Ratusan Warga

Wah, Budaya Panjang Mulud Kembali Digelar, Diarak Ratusan Warga - GenPI.co Banten
Ilustrasi Panjang Mulud taun lalu. Foto: Antara

GenPI.co Banten - Budaya khas “Panjang Mulud” yang diselenggarakan di setiap bulan Maulid Nabi Muhammad kembali dilaksanakan di Kabupaten Serang.

Ratusan Panjang Mulud dengan berbagai model diarak warga sambil melantunkan Sholawat Nabi menuju Masjid Jami Al-Ikhlas wilayah Sempu, Banten Girang.

Satu persatu Panjang Mulud diambil dari rumah-rumah warga diiringi tabuhan rebana serta sholawat sepanjang jalan.

BACA JUGA:  THM Dikosongkan Paksa, Wagub Serang: Terus Nekat Kami Buldoser

”Alhamdulillah perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini disambut antusias warga, walau di masa pandemi, yang penting tetap menerapkan prokes,” ujar Ma'mun salah seorang warga Sempu, dikutip dari Antara, Jumat (23/10).

Ratusan panjang itu dibuat dengan berbagi bentuk yang unik dan menarik, seperti model perahu, unta, bakul, dan lainnya. Bahkan ada juga yang menggunakan kendaraan hias.

BACA JUGA:  Perserang Serang Dibabat Laskar Banteng Loreng 3-1

Umumnya isi panjang tersebut berupa sembako seperti, mie instant, beras, gula, minyak goreng, telur dan juga makanan serta uang kertas yang menjadi hiasan.

Biasanya, setelah sampai di masjid dan dilakukan doa besama serta sholawat, panjang akan langsung dibagikan kepada warga sekitar.

BACA JUGA:  Minum Kopi Sambil Cari Inspirasi di Bitts Coffee Pandeglang, Kuy

Berkah perayaan Maulid Nabi juga dirasakan para pedagang. Mereka mengaku untung banyak dengan adanya acara Maulid Nabi.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya